Ali Harsojo

Saya adalah pribadi yang sangat sederhana dilahirkan di kota kecil Sumenep, Madura. Suka berkolaborasi dan bersinergi. Selalu ingin mencari tahu setiap ilmu yan...

Selengkapnya
Kaget, Tak Percaya, Pertanda Apa??

Kaget, Tak Percaya, Pertanda Apa??

Malam ke-24 bulan berkah ini berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Bukan masalah panjangnya malam atas pendeknya siang atau sebaliknya yang memang telah menjadi kuasaNya. Bukan lantaran malam yang sejuk dibanding malam yang lain. Tidak juga karena timbunan rejeki berlebih dari pada malam sebelumnya. Tidak demikian.

Lagi-lagi si Ujandheras yang selalu menampilkan sensasi. Saya anggap luar biasa. Kalau pada malam-malam sebelumnya, ia kerapkali menunjukkam hasil tulisannya yang lucu itu. Kadang bermanja ria memeluk saya dari belakang. Atau sekadar menunjukkan coretan gambarnya yang lucu. Usianya yang 5 tahun semakin menggemaskan.

Anak 'kreatif' ini memang belum menjalankan ibadah puasa penuh. Tetapi sudah terbiasa mengikuti sholat berjamaah di mushollah kami. Satu kamar di sudut sebelah garasi mobil. Bahkan ia selalu menanyakan bab sesuci sebelum masuk tempat sholat.

Kegemaran lainnya adalah sering membuka buku-buku saya. Setidaknya melihat-lihat gambarnya. Tulisannya belum bisa dibacanya. Tapi gambar dalam buku itu hampir semuanya telah mampu didefinisikannya. Walaupun hanya menyebut nama gambarnya saja.

Sholat sunnah tarawih kadangkala membuat fisik sedikit lelah. Maka tak heran, anak itu kadang memang berhenti mengikuti sholat jamaah pada salam ke sekian. Tak masalah lah untuk sebuah pembelajaran. Ia melakukannya sesuai dengan kemampuannya.

Bahkan, saat sahurpun ia terbangun dan minta makan sahur juga. Tetap kami layani, ia makan bersama kami. Juga pembelajaran bagaimana memulai puasa dari niat dan sunnah sahur. Ia terbiasa terus tidak tidur sampai waktu sholat subuh tiba.

Malam ini sungguh berbeda. Kami sahur agak malam. 1 jam lebih malam dari malam sebelumnya. Entah karena apa. Seperti biasa, setelah makan untuk sahur saya menuju tempat sholat untuk melanjutkan aktivitas lainnya. Sementara anggota keluarga lainnya sedang tidur. Mushollah sepi dengan kesendirian saya.

Tiba-tiba saja si Uswah datang menghampiri saya. Tampak sekali ia sudah dimandikan dan rapi sekali dengan pakaiannya. Waktu imsak masih 1 jam-an lagi. Ia mendekat dan berbisik.

"Ayah, uswah mau sholat", katanya. Subhanallah...kagetnya hati saya. Tidak menyangka hal itu diucapkannya. Tentu saya mengizinkannya untuk sholat malam itu. Hanya kami berdua di tempat sholat itu. Lainnya sudah tidur lagi setelah melaksanakan sahur.

Diam-diam saya memfotonya. Takut mengganggu fokusnya pada sholat. Ternyata ia tak terpengaruh blits kamera. Kenapa ya?? Seharusnya responnya langsung berhenti sholat dan mau tahu isi fotonya. Seperti kebiasannya setelah kami sering berselfi ria. Kali ini tidak. Ia tetap fokus sholat sampai selesai. Aneh!

Tapi itulah ciptaan Allah. Dan hanya Allah yang menggerakkan hati dan fisiknya. Saya terus berpikir, Allah begitu belas kasih kepada kita. Maka kita harus rajin mensyukurinya.

Murojaah saya harus terhenti ketika ia sedang sholat. Saya fokus memerhatikannya. Sampai selesai.

Begitu selesai, ia mengajak jalan-jalan pagi setelah sholat subuh. Waktu yang kadang saya gunakan untuk tidur, malah diajak untuk jalan-jalan. Ini tantangan mengahadapi kantuk. Sekaligus menghadapi ajakannya. Saya harus menurutinya. Itu hal baik untuk kesehatan dan ibadah juga. Subhanallah.. pertanda apa ini? Apakah karena belum memiliki persiapan apa-apa menjelang lebaran? Termasuk belum ada rencana untuk membahagiakannya di hari raya nanti?

Semoga saja ada rejeki untuknya, untuk kami agar dapat membahagiakannya di hari bahagia itu.

Baiklah, kami bersiap ibadah sholat subuh dulu, lalu jalan-jalan pagi. Insyaallah!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Amin..barokallah...terima kaaoh bu.mhn doanya

09 Jun
Balas

Wah bagus sekali karyanya. Menginspirasi.

09 Jun
Balas

Wah bagus sekali karyanya. Menginspirasi.

09 Jun
Balas

Hahahha..tulisan nunggu subuh pak....

09 Jun

Subhanallah...anak adakah peniru ulung, smoga pak Ali sekeluarga tetap istiqomah menjalankan perintah2Nya...aamiin

09 Jun
Balas

Amin yra...mhn doa dan bimbingannya bu Imeldayati

09 Jun

Ikut senang membaca cerita yang bagus ini pak, semoga ananda menjadi anak yang sholehah. Amin.

09 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali